Strategi Pengawasan di Daerah Kepulauan
|
SALATIGA, Badan Pengawas Pemilihan Umum Salatiga – Mengikuti zoom meeting Literasi Pojok Pengawasan Vol.9 Kerawanan dan Strategi Pengawasan di Daerah Kepulauan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah. Senin (2/2).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh M. Amin, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah. Dalam sambutannya, M. Amin menegaskan bahwa pengawasan Pemilu, khususnya di daerah kepulauan, memiliki tantangan tersendiri yang membutuhkan strategi pengawasan yang komprehensif dan berkelanjutan.
“Kerawanan dan strategi pengawasan di daerah kepulauan kita tahu bahwa tugas-tugas pengawasan, pencegahan, dan penindakan menjadi suatu rangkaian besar yang diamanatkan oleh undang-undang. Bawaslu memiliki kewenangan yang luar biasa sebagai badan pengawas pemilu dan sekaligus badan publik yang menarik, karena memang tuntutan dari kelembagaan dan tuntutan publik,” ujar M. Amin.
Melalui kegiatan literasi Pojok Pengawasan ini, peserta diajak untuk memahami berbagai potensi kerawanan Pemilu di wilayah kepulauan, mulai dari keterbatasan akses geografis, distribusi logistik, hingga minimnya pengawasan partisipatif. Selain itu, disampaikan pula strategi pengawasan yang adaptif dan kolaboratif guna memastikan tahapan Pemilu berjalan sesuai dengan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
Bawaslu Kota Salatiga menyambut baik kegiatan ini sebagai sarana peningkatan kapasitas dan wawasan pengawas Pemilu, meskipun wilayah Salatiga bukan daerah kepulauan. Pemahaman terhadap kerawanan di berbagai karakteristik wilayah dinilai penting sebagai bekal penguatan pengawasan Pemilu secara nasional.
Keikutsertaan Bawaslu Kota Salatiga dalam kegiatan ini merupakan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan Pemilu melalui penguatan literasi, diskusi, dan berbagi pengalaman antar jajaran pengawas Pemilu di Jawa Tengah.