Bawaslu Kembali Mengajar di Kampus UIN
|
SALATIGA, Badan Pengawas Pemilihan Umum Salatiga – Kembali mengajar di kelas Hukum Partai Politik dan Sistem Pemilu di Fakultas Syari'ah UIN Salatiga. Selasa (21/4).
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari sesi sebelumnya yang telah membahas materi pengawasan partisipatif serta berbagai jenis pelanggaran pemilu. Pada pertemuan kali ini, Bawaslu Kota Salatiga lebih menitikberatkan pada penjelasan teknis implementasi di lapangan.
Mahasiswa diberikan arahan untuk terjun langsung ke sekolah tingkat SMA atau SMK guna menyalurkan pengetahuan yang telah diperoleh. Mahasiswa didorong untuk mengemas materi edukasi pengawasan pemilu secara kreatif, seperti melalui pertunjukan drama, simulasi, maupun metode interaktif lainnya.
Lukman Fahmi anggota Bawaslu Kota Salatiga menyampaikan bahwa pendekatan ini bertujuan agar materi pengawasan pemilu dapat lebih mudah dipahami oleh pelajar. “Melalui metode yang kreatif dan menyenangkan, diharapkan siswa tidak merasa bosan, sehingga pesan tentang pentingnya pengawasan pemilu dapat tersampaikan secara efektif,” ujarnya.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya Bawaslu dalam mendorong partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih peduli terhadap proses demokrasi. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi di lingkungan sekitarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Bawaslu Kota Salatiga berharap tercipta kolaborasi yang berkelanjutan antara lembaga pengawas pemilu dan dunia akademik dalam membangun kesadaran demokrasi yang lebih luas, terutama di kalangan pelajar sebagai pemilih pemula.